Lompat ke isi utama
Sering Kram Perut saat Hamil? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Sering Kram Perut saat Hamil? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kram perut saat hamil bisa tergolong normal, tetapi bisa juga berbahaya lho. Yuk, ketahui penyebabnya supaya tak muncul komplikasi lebih serius

Mums pasti mengalami beberapa perubahan selama kehamilan. Kondisi ini memang umum terjadi, bahkan ada banyak perubahan yang mungkin Mums rasakan, seperti rasa mual, nyeri di beberapa bagian tubuh, perubahan suasana hati, mudah lelah, dan lain sebagainya. Salah satu yang sering dialami oleh Mums adalah kram perut saat hamil. 

Rasa sakit akibat kram perut bisa jadi dipengaruhi oleh berbagai hal, mulai dari hal yang tergolong normal hingga komplikasi yang serius. Maka dari itu, penting bagi Mums mengetahui penyebab kram perut saat hamil agar bisa mengatasi kondisi tersebut dengan tepat. 

Meskipun terlihat sebagai kondisi yang wajar, tetapi kram perut juga bisa jadi indikasi adanya penyakit tertentu yang Mums alami lho. Namun, Mums tidak perlu khawatir berlebihan ya, karena kram perut saat hamil bisa diatasi dengan baik. Nah, dalam artikel ini akan dijelaskan mengenai penyebab kram perut saat hamil dan cara mengatasinya. Jadi, simak penjelasannya sampai selesai, yuk! 

Penyebab Kram Perut saat Hamil

Berikut ini beberapa penyebab kram perut saat hamil yang perlu Mums ketahui, antara lain:

  1. Tekanan pada otot, sendi, dan pembuluh darah

    Kram perut saat hamil bisa disebabkan oleh beberapa tekanan. Kondisi perut yang semakin membesar akan memberikan tekanan yang lebih besar pada otot, sendi, dan pembuluh darah. Kondisi ini dapat menyebabkan ibu hamil jadi mudah lelah dan mengalami nyeri berlebih pada bagian perut apabila terlalu lama duduk, berdiri, atau beraktivitas cukup berat. 

  2. Perubahan ukuran dan posisi rahim

    Perubahan ukuran rahim juga dapat menyebabkan kram perut saat hamil lho, Mums. Seiring bertambahnya usia kehamilan, ukuran rahim pun akan menyesuaikan dengan perkembangan janin yang kian membesar. 

    Untuk mendukung perkembangan rahim itu, jaringan ikat atau ligamen yang menghubungkan tulang panggul dan rahim akan meregang, sehingga rahim terasa lebih kencang dan memicu terjadinya kram perut saat hamil.

    Kram perut saat hamil bisa disebabkan juga oleh adanya perubahan posisi rahim. Ini karena saat janin tumbuh, posisi rahim cenderung miring ke kanan atau ke kiri. Nah, kondisi tersebut bisa menyebabkan ligamen yang menyokong sisi rahim jadi lebih kencang atau mengalami kontraksi, sehingga kemungkinan besar Mums akan lebih sering merasakan kram perut saat hamil. 

  3. Gas berlebih

    Peningkatan hormon progesteron menyebabkan otot pada saluran pencernaan lebih rileks dan lambat saat mencerna makanan. Semakin lama makanan berada di usus besar, semakin banyak pula gas yang diproduksi. Terkadang, gas tersebut tidak hanya menyebabkan perut kembung, tetapi bisa juga memicu rasa nyeri pada bagian perut, punggu, hingga dada. 

  4. Kram setelah berhubungan intim

    Kram perut saat hamil bisa juga disebabkan karena berhubungan intim dan orgasme. Biasanya kondisi ini kerap diikuti dengan sakit pinggang ringan. Hal tersebut terjadi karena vagina dan rahim mengalami sensasi berdenyut saat orgasme dan meninggalkan rasa kram setelahnya. 

  5. Kontraksi palsu

    Saat usia kehamilan 20 minggu, biasanya ibu hamil juga akan merasakan kram perut. Ternyata kondisi tersebut kemungkinan besar disebabkan oleh kontraksi palsu. Kontraksi palsu biasanya muncul dengan waktu yang tidak begitu lama, tidak teratur, dan biasanya tidak begitu menyakitkan. 

Bagaimana Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil yang Normal?

Bila Mums mengalami kram perut yang masih tergolong normal, sebaiknya tidak perlu khawatir berlebihan ya. Sebab, ada beberapa cara yang bisa dilakukan dengan mudah di rumah. Namun, akan lebih baik jika Mums mengetahui terlebih dahulu penyebab kondisi tersebut. Dengan begitu, Mums bisa mengatasinya secara tepat.

Nah, berikut ini beberapa cara mengatasi kram perut saat hamil yang tergolong normal, antara lain: 

  • Saat kram perut muncul, cobalah untuk duduk atau berbaring. Hindari melakukan gerakan secara tiba-tiba yang berlebihan atau kurangi aktivitas berat 
  • Mengonsumsi air putih yang cukup karena kram perut bisa menjadi tanda ibu hamil mengalami dehidrasi
  • Bila kram perut muncul akibat gas berlebih, hindari mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung gas, seperti kacang, kubis, dan minuman bersoda. Hindari makanan yang dimasak atau dipanaskan berulang kali (double process) karena makanan yang diolah double process meningkatkan risiko produksi gas berlebih
  • Perbanyak makanan yang bergizi seimbang
  • Cobalah mandi menggunakan air hangat bila kram perut terjadi setelah berhubungan intim
  • Kompres bagian perut yang kram menggunakan air hangat
  • Pastikan tubuh Mums rileks dan tenang
  • Jika Mums merasakan kram perut pada trimester akhir kehamilan, cobalah untuk berbaring agar mengurangi rasa nyeri. Jika nyeri terasa di bagian kiri, berbaring ke arah kanan atau sebaliknya

Meskipun kondisi kram perut hal yang normal terjadi, sebaiknya Mums harus lebih cermat dan memerhatikan kondisi tubuh yang dirasakan. Sebab, ada pula kondisi kram perut saat hamil yang menjadi pertanda komplikasi yang lebih serius. Seperti apa gejalanya? Simak di bawah ini ya, Mums! 

Keluhan Kram Perut saat Hamil yang Perlu Diwaspadai

Meskipun kram perut saat hamil biasanya tidak menandakan adanya kondisi yang berbahaya, bukan berarti kondisi tersebut dianggap sepele ya, Mums. Sebab, ada beberapa gejala yang patut untuk Mums waspadai, seperti:

  • Rasa sakit saat buang air kecil
  • Kram perut tak kunjung hilang
  • Keluar flek atau darah dari vagina
  • Muntah
  • Demam dan/atau menggigil

Kram perut saat hamil yang disertai gejala tersebut bisa jadi pertanda komplikasi yang lebih serius dan butuh penanganan dokter dengan cepat. Oleh karena itu, meski kram perut saat hamil merupakan kondisi yang wajar, tetapi Mums harus lebih memperhatikan gejala yang muncul agar bisa diatasi dengan tepat. 

Menjaga kesehatan Mums dan janin dalam kandungan memang jadi tantangan tersendiri bagi ibu hamil. Kondisi kram perut yang muncul secara tiba-tiba mungkin membuat Mums panik dan khawatir. Namun, jika Mums mengetahui penyebab dan cara mengatasinya sejak awal, kondisi ini akan mengurangi risiko komplikasi lain. Yang terpenting, pastikan Mums menjaga kondisi kesehatan diri sendiri dan janin dalam kandungan dengan baik. Sebaiknya Mums melakukan aktivitas yang tidak berat, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, menghindari pantangan ibu hamil, lakukan olahraga khusus ibu hamil, dan lain sebagainya.

Salah satu kebiasaan yang dianjurkan selama kehamilan, yaitu mengonsumsi susu yang diformulasi khusus ibu hamil agar kesehatan Mums dan tumbuh kembang janin lebih optimal. Susu Frisomum Gold Dualcare+ bisa menjadi pilihan tepat bagi Mums karena mengandung nutrisi alami yang melalui proses pengolahan satu kali (single process). 

Selain itu, susu Frisomum Gold Dualcare+ juga mengandung protein, zat besi, kalsium, ALA/LA, nukleotida, serta prebiotik Inulin-FOS dan probiotik Bifidobacterium animalis subs. lactis HN019 yang bermanfaat untuk mendukung kesehatan Mums dan janin dalam kandungan. Pastikan minum susu ini secara rutin ya, Mums! 

 

Disadur dari berbagai sumber dan ditinjau Oleh: dr. Rulli P.A Situmorang