Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
Tahap Pertumbuhan Bayi Usia 0-12 Bulan yang Wajib Mums Perhatikan!

Tahap Pertumbuhan Bayi Usia 0-12 Bulan yang Wajib Mums Perhatikan!

Setiap orang tua pasti ingin melihat anaknya tumbuh sehat, aktif, cerdas, dan tinggi. Begitu pula Mums yang saat ini sedang melihat tumbuh kembang si Kecil di rumah, bukan? Dari hari ke hari, perkembangan serta pertumbuhan bayi perlu diperhatikan, terutama sejak bayi baru lahir hingga usianya satu tahun. Jika Mums memantau pertumbuhan bayi dengan baik, Mums akan mengetahui perubahan yang dialami si Kecil, apa saja yang dapat merangsang tumbuh kembangnya, serta Mums juga dapat menangani gangguan atau masalah yang muncul. 

Perlu Mums ketahui, pertumbuhan bayi bisa Mums lihat dari perubahan tinggi badan, berat badan, lingkar kepala, dan perubahan yang dapat diukur lainnya. Sementara, perkembangan dapat dilihat dari perubahan fungsi dan kemampuan yang dimiliki si Kecil, seperti kemampuan motorik, kognitif, emosi, dan perilaku si Kecil seiring bertambahnya usia. Perkembangan dan pertumbuhan bayi termasuk dua hal yang saling berkaitan dan perlu Mums perhatikan dalam tumbuh kembang si Kecil. 

Perkembangan serta pertumbuhan bayi ini terbagi ke dalam beberapa fase pertumbuhan sesuai dengan rentang usia bayi. Supaya dapat memastikan si Kecil tumbuh sehat, penting bagi Mums untuk mengetahui milestone si Kecil. Apa itu milestone? Milestone merupakan istilah untuk menunjukkan serangkaian tahapan atau masa tumbuh kembang yang penting sejak dalam kandungan hingga usia sekolah. Adanya rentang usia dalam milestone ini bisa menjadi referensi bagi Mums untuk memahami sejauh mana perubahan fisik dan kemampuan si Kecil sesuai usianya. Supaya lebih jelas, berikut beberapa tahapan pertumbuhan bayi beserta perkembangannya yang perlu Mums ketahui: 

Pertumbuhan Bayi Baru Lahir - 1 Bulan

Melansir laman resmi klikdokter.com, pertumbuhan bayi pada 2-3 hari pertama lahir, ia akan kehilangan sekitar 10% dari berat badan ketika ditimbang pertama kali saat lahir. Kondisi ini normal terjadi pada bayi baru lahir karena tubuh si Kecil mengandung cukup banyak cairan yang ia bawa dari dalam rahim. Setelah beberapa hari dilahirkan, cairan tersebut perlahan dikeluarkan melalui urine, sehingga membuat berat badan si Kecil menyusut. 

Mums tidak perlu khawatir karena berat badannya akan kembali normal sekitar tiga minggu berikutnya. Rata-rata kenaikan berat badan si Kecil setiap harinya bisa bertambah sekitar 30 gram, namun ada pula yang di atas angka tersebut, tergantung dari tumbuh kembang masing-masing bayi. Sementara pertumbuhan bayi dari segi tinggi badan, rata-rata akan bertambah sekitar 3-4 cm dari panjang lahirnya saat bayi berusia satu bulan. 

Selain pertumbuhan bayi, di rentang usia ini juga Mums bisa melihat perkembangan bayi dari kemampuan motorik dan reaksi emosinya. Di usia ini, ada beberapa refleks bayi sebagai tanda ia tumbuh sehat, serta memiliki aktivitas saraf dan otak yang baik. Berikut refleksi bayi baru lahir yang perlu Mums perhatikan:

  • Refleks rooting
    Refleks ini ditandai saat sudut mulut bayi disentuh, ia akan menoleh dan mengikuti arah sentuhan tersebut. Hal ini berguna agar ia dapat menemukan puting payudara Mums untuk menyusu.
  • Refleks hisap

Refleks ini merupakan lanjutan dari refleks rooting. Refleks hisap ditandai saat bayi berhasil menemukan benda yang menyentuh mulutnya, ia akan mulai menghisap benda tersebut.

  • Refleks moro

Refleksi ini ditandai dengan bayi yang akan mengangkat kedua tangan dan kakinya ketika ia terkejut.

  • Refleks genggam

Refleks ini bisa dilihat saat Mums menaruh jari pada telapak tangan bayi, ia akan menggenggamnya.

Pertumbuhan Bayi Usia 1-3 Bulan

Pertumbuhan bayi di tahap ini bisa dilihat dari rata-rata berat badan bayi yang akan meningkat sekitar 680-910 gram setiap bulannya. Pertumbuhan bayi dari tinggi badannya pun akan bertambah kurang lebih 2,5 cm setiap bulan. Namun, perubahan ukuran ini juga tergantung dengan tumbuh kembang si Kecil ya, Mums. Pasalnya, pertumbuhan masing-masing bayi dapat berbeda seiring usianya bertambah. Untuk lebih pasti, Mums bisa konsultasi rutin dengan dokter agar mengetahui apakah kondisi kesehatan si Kecil sudah cukup optimal atau belum.

Di usia ini, rata-rata bayi sudah bisa menegakkan kepalanya secara perlahan karena pertumbuhan ototnya sudah semakin kuat. Bayi juga sudah bisa memasukkan tangan ke dalam mulut, melihat dan mengikuti arah cahaya atau benda di depan matanya, serta mendengar dan mulai mengenali suara di sekitar. Selain tangisan, bayi juga sudah bisa mengeluarkan suara-suara lain sebagai bentuk komunikasinya.

Supaya tumbuh kembangnya meningkat, Mums bisa memberikan si Kecil mainan berbunyi, mainan yang berwarna-warni, atau mainan yang berputar dan mengeluarkan musik untuk dipasang di atas tempat tidurnya. Biasakan untuk mengajaknya berkomunikasi ya, Mums. 

Bayi Usia 4-6 Bulan

Pertumbuhan bayi usia 4-6 bulan ditandai dengan berat badan yang bertambah menjadi dua kali berat bayi saat ditimbangi pertama kali setelah lahir. Sementara, pertumbuhan bayi dilihat dari tinggi badannya akan bertambah 1,25-2,5 cm per bulan. Perkembangan bayi pada usia ini sudah bisa menjaga keseimbangan kepala, memiringkan badan secara perlahan, dan berguling sehingga terlihat lebih aktif dari bulan-bulan sebelumnya. Selain itu, bayi juga sudah menunjukkan ekspresi lain selain tangisan, seperti tertawa dan mengoceh. Bayi juga sering menggunakan ocehan untuk mendapat perhatian lho, Mums. Oleh karena itu, jika bayi mulai aktif dan mengoceh, lebih baik Mums respon dengan ekspresif agar bayi merasa nyaman untuk berkomunikasi. 

Untuk merangsang tumbuh kembangnya, Mums disarankan untuk lebih sering mengajak si Kecil untuk berbicara dan bermain. Di usia ini, kebanyakan si Kecil tertarik dengan suara-suara, sehingga Mums bisa memberikan mainan edukasi yang mengeluarkan suara serta gambar dan warna yang menarik. 

Baca juga: Panduan Jam Tidur Bayi yang Normal Sesuai Usianya

Bayi Usia 7-9 Bulan

Umumnya, pertumbuhan bayi usia 7-9 bulan terlihat dari berat badan yang bertambah sekitar 450 gram setiap bulannya. Rata-rata berat badan bayi laki-laki cenderung lebih berat dibandingkan berat badan bayi perempuan. Pertumbuhan tingginya akan melambat menjadi 1,25 cm tiap bulan. Perkembangan bayi di usia ini ditandai dengan kemampuan duduk tanpa bantuan Mums, bahkan sudah bisa berusaha untuk berdiri dan merangkak lebih aktif. Selain itu, bayi di usia ini sudah mulai mengenali orang-orang terdekat, terutama Mums yang setiap hari menemaninya. 

Bayi Usia 10-12 Bulan

Pertumbuhan bayi yang sudah berusia 12 bulan bisa dilihat dari berat badannya yang mengalami peningkatan tiga kali lipat dari berat lahirnya. Sementara, rata-rata tinggi badannya akan bertambah 0,6 cm per bulan. Agar pertumbuhan bayi berlangsung optimal, Mums perlu memenuhi asupan nutrisi dari ASI serta MPASI untuk si Kecil. Sementara, perkembangan bayi di usia ini bisa dilihat dari kemampuan merangkaknya yang semakin aktif, ia mulai bisa berdiri dan mengambil benda-benda yang mudah dijangkau. Selain itu, bayi juga sudah bisa mengucapkan kata-kata yang biasa ia dengar, seperti kata “mama” atau “papa”. Si Kecil juga sudah bisa menanggapi petunjuk sederhana, misalnya saat Mums mengatakan “ke sini” sambil melambaikan tangan atau memancingnya dengan mainan. Tumbuh kembang bayi usia 10-12 bulan bisa didukung juga dengan mainan bersuara, mainan bertekstur seperti sensory ball, alat musik, buku dongeng dengan gambar dan suara, serta balok.

Tahukah Mums? Faktor utama yang mendukung tumbuh kembang bayi usia 0-12 bulan ini adalah asupan ASI eksklusif yang tercukupi dengan baik. Yup! ASI merupakan asupan bergizi tinggi yang dapat memenuhi kebutuhan nutrisi harian si Kecil, terutama di awal masa pertumbuhannya. Oleh karena itu, penting bagi Mums untuk menjaga kualitas ASI dengan cara mengonsumsi asupan bernutrisi, seperti susu Frisomum Gold Dualcare+ yang diformulasikan khusus Ibu hamil dan menyusui dengan kandungan zat besi, kalsium, ALA/LA, serta prebiotik yang baik untuk kesehatan Mums dan bayi.