Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
Tumbuh Kembang Bayi, Tinggi Badan Bayi, Bayi Ideal, Berat Bayi, Tinggi Bayi, Lingkar Kepala Bayi, Kesehatan Bayi, Masa  Menyusui, Nutrisi Bayi Sehat, Nutrisi Ibu Menyusui, Kecukupan Nutrisi Harian, MPASI Tepat, MPASI 6 Bulan, Makanan Bernutrisi, Suhu Normal Bayi, Suhu Tubuh Bayi, Suhu Bayi Tinggi, Indikasi Suhu Tinggi, Demam, Speech Delay, Indikasi Speech Delay, Gangguan Tumbuh Kembang

Tanda Speech Delay pada Usia Awal si Kecil [6 Fase Usia]

Melihat si Kecil tumbuh dengan optimal, merupakan kebahagiaan untuk seluruh orang tua. Tentu saja, ini juga termasuk Mums bukan? Ketika Mums mengetahui benar milestone untuk setiap fase tumbuh kembang, Mums bisa mengontrol dan memastikan milestone tersebut tercapai. Namun tahukah Mums bahwa ada potensi gangguan yang disebut dengan speech delay?

Speech delay sendiri merupakan satu gangguan di mana si Kecil mengalami keterlambatan dalam menguasai kemampuan berbicara. Kemampuan berbicara di sini tentu tidak diartikan sebagai berbicara fasih, namun lebih kepada tahap awal pertumbuhannya, seperti babbling, respon pada rangsangan yang diterimanya, dan tidak mengikuti instruksi. Pada kenyataanya, keterlambatan dalam hal ini bisa berakibat cukup fatal karena menjadi indikasi adanya gangguan kesehatan tertentu.

Gangguan Kesehatan yang Ditunjukkan dengan Speech Delay

Tanda Speech Delay pada Usia Awal si Kecil [6 Fase Usia]

Speech delay bisa dianggap sebagai satu hal yang serius karena bisa menjadi indikasi beberapa penyakit dan gangguan kesehatan serta pertumbuhan berat yang dialami si Kecil. Misalnya saja, si Kecil mengalami gangguan pendengaran, gangguan otak, gangguan bahasa spesifik, autisme, hingga gangguan pada organ mulut seperti gangguan artikulasi.

Melihat potensi gangguan yang cukup berat, tentu sangat penting untuk Mums mengetahui apa saja tanda-tanda yang muncul pada si Kecil ketika mengalami speech delay. Dengan memahami tanda ini, Mums dapat dengan segera mengambil sikap yang tepat dan berkonsultasi dengan dokter kepercayaan Mums, sehingga potensi gangguan bisa diminimalisir.

Milestone Perkembangan Kemampuan Bicara dan Bahasa

Tanda Speech Delay pada Usia Awal si Kecil [6 Fase Usia]

Sebelum masuk pada tanda yang muncul pada si Kecil ketika mengalami speech delay, ada baiknya sedikit dibahas mengenai milestone ideal untuk anak pada usia awal kehidupannya untuk kemampuan bicara dan bahasa.

Ketika si Kecil berusia 0 hingga 6 bulan, ia akan dapat memberikan respon reseptif (melirik jika ada suara, berekspresi, mengeluarkan suara). Pada usia 9 bulan, si Kecil akan mampu melakukan babbling, yakni mengucapkan rangkaian kata sederhana seperti ‘bababababa’ atau ‘dadada’ atau kata-kata sejenis ketika ia merespon suatu hal.

Memasuki usia 12 bulan atau 1 tahun, si Kecil mulai dapat mengikuti instruksi yang Mums berikan. Ketika Mums melambai si Kecil akan mendatangi Mums, atau menunjuk sesuai dengan arah jari Mums. Ia juga mulai dapat mengucapkan satu kata lengkap secara jelas. Pada usia 15 bulan, baru si Kecil dapat mengucapkan rangkaian kata (3 sampai 4 kata) dengan jelas.

Di usia 2 tahun, si Kecil akan dapat menunjuk dan menyebutkan satu bagian tubuhnya. Pada usia ini si Kecil juga mulai memiliki kemampuan mengucapkan rangkaian kata yang lebih panjang dan mengikuti instruksi berdasarkan urutan tertentu. Di usia 2 tahun 6 bulan, kemampuannya akan mulai berkembang dengan menunjuk beberapa anggota tubuh dan kata yang disampaikan menjadi semakin jelas.

Masuk pada usia 3 tahun, si Kecil akan dapat memahami kata sifat (setidaknya 2 kata sifat) dan mengenali beberapa gambar yang ditunjukkan. Si Kecil juga mampu mengetahui warna yang diberikan kepadanya, dan kemampuan bicara menjadi semakin jelas.

Tanda si Kecil Mengalami Speech Delay

Tanda Speech Delay pada Usia Awal si Kecil [6 Fase Usia]

Setelah memahami milestone yang idealnya dicapai si Kecil pada usia 0 hingga 3 tahun untuk bidang kemampuan bicara dan bahasa, Mums harus semakin sensitif ketika ia memperlihatkan beberapa tanda speech delay. Semakin cepat Mums menyadarinya, maka semakin cepat pula Mums dapat mendeteksi gangguan yang dialami si Kecil.

Jika pada usia 1 tahun si Kecil tidak mampu bubbling atau tidak menunjuk atau tidak mengikuti gerakan Mums, maka hal ini harus diwaspadai sebagai salah satu indikasi si Kecil mengalami speech delay. Berlanjut pada usia 15 bulan, idealnya si Kecil mampu melihat, menunjuk dan menyebutkan setidaknya 3 kata. Jika hal ini tidak terjadi, ada baiknya Mums berkonsultasi dengan dokter.

Indikasi ini masih harus diwaspadai hingga si Kecil berusia 3 tahun. Pada tahap usia 18 bulan, tanda yang muncul ketika ia mengalami speech delay adalah ketidakmampuan si Kecil mengikuti instruksi yang diberikan dan tidak bisa mengatakan ‘dadada’ atau ‘papapa’ atau sejenisnya. Pada usia 2 tahun, tanda yang kerap muncul adalah si Kecil tak mampu menunjuk gambar atau menyebutkan anggota tubuh yang ditunjuk.

Untuk usia 2 tahun 6 bulan, Mums harus melihat apakah si Kecil dapat memberikan respon secara verbal, dapat mengangguk untuk menunjukkan setuju dan menggeleng untuk sebaliknya. Di usia 3 tahun, indikasi speech delay yang paling jelas adalah ia tak dapat memahami instruksi yang diberikan dan tidak bisa menyebutkan apa yang diinginkannya.

Baca Juga : 6 Cara agar Bayi Dekat dengan Ibunya, Seiring dengan Bertambahnya Usia

Setelah memahami tanda terjadinya speech delay di atas, diharapkan Mums dapat menjadi lebih sensitif atas indikasi yang ditunjukkan. Tentu, hal ini bisa direduksi resikonya dengan memberikan rangsangan yang optimal dan didukung dengan asupan nutrisi harian yang tercukupi. Ajaklah si Kecil berdiskusi, bacakan cerita untuknya, dan pastikan terjadi interaksi yang intens pada masa tumbuh kembangnya. Mums juga dapat memberikan Friso Gold 3 untuk membantu mencukupi kebutuhan nutrisi hariannya. Friso dengan teknologi Locknutri, menjaga kualitas nutrisi alami di dalam susu sehingga lebih mudah diserap oleh tubuh si Kecil dan membantunya kuat dari dalam. Pastikan si Kecil tumbuh dengan optimal, dan selalu berikan yang terbaik untuknya!