Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif

Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.

Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai.

Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi.

Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui.

Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.

Temukan Vitamin D di Susu Pertumbuhan dan Asupan Lainnya!

Temukan Vitamin D di Susu Pertumbuhan dan Asupan Lainnya!

Apa saja manfaat Vitamin D yang Mum ketahui? Ya, vitamin yang satu ini memiliki berbagai manfaat seperti membantu menyerap mineral dalam tubuh, menguatkan gigi dan tulang, hingga mencegah berbagai penyakit seperti rakhitis, diabetes, serta obesitas. Kekurangan Vitamin D tidak hanya menghambat pertumbuhan, tapi juga memicu gangguan pada tulang.

Sekitar 80 persen vitamin D memang berasal dari sinar matahari, namun Mum tidak harus melulu “menjemur” si Kecil. Selain sinar matahari, Vitamin D juga bisa ditemukan pada susu pertumbuhan dan berbagai asupan lainnya. Ingin tahu berbagai sumber Vitamin D yang bisa kita manfaatkan sehari-hari, Mum? Mari kita simak bersama-sama!

  • Telur

    Banyak orang mungkin sudah tahu bahwa telur merupakan salah satu bahan makanan yang baik untuk tumbuh kembang balita. Kuning telur mengandung sekitar 21 IU Vitamin D dan putih telur kaya akan Protein murni. Sajikan scramble egg atau omelette lezat sebagai menu sarapan. Tekstur telur yang lembut umumnya disukai si Kecil.

  • Ikan salmon, mackerel, dan tuna

    Selain mengandung Vitamin D, ketiga ikan tersebut juga kaya akan Omega-3. Ternyata ikan salmon mengandung Vitamin D empat kali lebih banyak dari pada bahan makanan hasil pertanian. Untuk anak di atas satu tahun, penyajiannya pun bisa beragam, misalnya tuna pizza, salmon steak, dan mackerel asam manis.

  • Sereal

    Berbagai produk sereal umumnya sudah mengandung Vitamin D. Mum bisa memilih sereal dengan rasa yang disukai si Kecil. Sajikan sereal dengan susu pertumbuhan anak sebagai menu sarapan sehat di pagi hari.

  • Jamur shitake

    Jamur yang berasal dari negeri sakura ini mengandung Vitamin D yang cukup tinggi, karena banyak menyerap sinar matahari di alam terbuka saat tumbuh. Untuk anak di atas satu tahun, sajikan jamur shitake pada sup atau mie ayam buatan Mum.

  • Minyak ikan

    Minyak ikan merupakan suplemen kaya vitamin D dan Omega-3. Baiknya lagi, minyak ikan juga merupakan sumber lemak rendah kolesterol.Dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen minyak ikan dalam bentuk apapun.

  • Keju

    Bahan makanan turunan dari susu anak ini juga kaya akan Vitamin D. Baiknya lagi, banyak sekali kreasi hidangan dengan bahan dasar keju yang tentunya disukai si Kecil. Berbagai hidangan seperti mac and cheesepoffertjeskeju, atau cheese stick pasti mampu menggugah seleranya.

  • Susu Pertumbuhan

    Pada umumnya susu sapi memang mengandung Vitamin D alami. Ada sekitar 100 IU Vitamin D dalam segelas susu. Memilih susu untuk si Kecil pun jangan sembarangan, Mum. Pasalnya tidak semua susu baik untuk pencernaan dan mudah diserap tubuh si Kecil.

  • Susu Friso Gold 3 atau Friso Gold 4 diformulasikan dengan Vitamin A, C, dan E, serta kandungan Prebiotik, Nukleotida, Zink, Zat Besi, dan Selenium yang senantiasa menjaga daya tahan tubuh si Kecil. Friso diproduksi dengan konsep Single Process tanpa pemanasan berlebih, sehingga nutrisi alami susu pertumbuhan ini tetap terjaga, sehingga lebih mudah dicerna dan diserap tubuh.