Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
Tips Memilih Mainan Edukasi Anak yang Aman Sesuai Usianya

Tips Memilih Mainan Edukasi Anak yang Aman Sesuai Usianya

Mums, si Kecil sudah mulai aktif? Itu tandanya Mums sudah bisa memberikan mainan edukasi anak sebagai media bermain sekaligus belajarnya. Banyak manfaat dari mainan edukasi anak yang bisa didapatkan, antara lain berguna untuk menunjang tumbuh kembang anak, mengembangkan kreativitas, imajinasi, kekuatan fisik, kemampuan kognitif, dan emosional anak. Sebenarnya mainan edukasi anak sudah bisa Mums berikan sejak masih bayi hingga usia empat tahun lebih atau disebut juga usia prasekolah. 

Dalam jurnal internasional berjudul The Importance of Play in Promoting Healthy Child Development and Maintaining Strong Parent-Child Bonds menyebutkan bahwa mainan menjadi media yang dibutuhkan anak-anak sejak usia dini agar ia dapat terlibat dan berinteraksi dengan dunia di sekitarnya. Mainan edukasi anak membuat dirinya bisa menciptakan dan menjelajahi dunia menurut imajinasinya sendiri serta dapat mengatasi rasa takut dengan cara mempraktikkan peran sebagai orang dewasa. Dalam jurnal itu pun disebutkan, si Kecil bisa mengembangkan rasa kepercayaan diri dan ketahanan yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan di masa depan lho, Mums. 

Oleh karenanya, memilih mainan edukasi anak itu penting sekali, Mums. Dalam memilih jenisnya pun tidak boleh sembarangan. Sebagai orang tua, Mums harus mengetahui apakah mainan edukasi anak tersebut sudah cocok dengan kemampuan fisik dan mental si Kecil? Lalu, bagaimana kualitasnya? Apakah aman untuk dimainkan si Kecil? Dan, apakah mainan tersebut sudah sesuai dengan usia dan kesukaannya? 

Tips Memilih Mainan Edukasi Anak yang Aman

Sebelum Mums membeli mainan edukasi anak, perhatikan hal-hal di bawah ini agar tidak keliru dan si Kecil pun bisa mendapatkan manfaat untuk tumbuh kembangnya. Nah, supaya Mums tidak bingung, berikut empat tips memilih mainan edukasi anak yang aman, antara lain: 

1. Pilih mainan edukasi anak sesuai usia

Kebanyakan Mums membeli mainan yang bisa dipakai jangka panjang, sehingga lebih memilih mainan untuk usia balita padahal si Kecil masih bayi. Eits, hati-hati! Hal ini bisa menimbulkan risiko berbahaya bagi si Kecil. Pasalnya, dalam memilih mainan edukasi anak, Mums harus menyesuaikan dengan usia si Kecil agar sesuai dengan tumbuh kembang serta keamanannya. Coba bayangkan jika Mums memberikan mainan edukasi anak usia 3 tahun kepada si Kecil yang masih 12 bulan, bisa dipastikan si Kecil akan kesulitan dalam bermain karena kemampuannya belum mumpuni. 

Jenis mainan edukasi anak bisa dibedakan sesuai rentang usia si Kecil, seperti usia 0-12 bulan, usia 1-2 tahun, usia 2-4 tahun, dan usia 4 tahun ke atas atau usia prasekolah. 

2. Perhatikan kualitas dan keamanan mainan

Nah, Mums juga harus memperhatikan kualitas mainan sebelum membelinya, ya! Jangan sampai Mums mengeluarkan uang yang cukup besar hanya karena melihat mainan edukasi anak yang lucu dan menggemaskan, tanpa cek terlebih dahulu kualitasnya. Jika kualitas mainan buruk, bisa membahayakan si Kecil.

Mums harus memastikan tidak ada pewarna mainan yang mengelupas atau luntur, tidak ada sisi mainan yang tajam, tidak ada tali, benang, atau kawat panjang yang lebih dari 18 cm agar anak tidak tercekik, pilihlah mainan yang kokoh sehingga tidak mudah rusak atau hancur, dan lebih baik memilih mainan edukasi anak tanpa baterai, kancing, dan benda kecil lainnya yang mudah dibongkar oleh si Kecil. 

3. Manfaat mainan

Mums pasti tidak tahan melihat warna-warni mainan yang lucu dan menggemaskan, bukan? Rasanya ingin langsung membeli untuk dijadikan media bermain si Kecil. Eits, sebelum membelinya, Mums harus mengetahui manfaat mainan edukasi anak tersebut. Apakah mainannya memang bermanfaat untuk tumbuh kembang si Kecil? Apakah bisa meningkatkan kemampuan sensorik dan motoriknya? Lalu, bisakah mainan tersebut meningkatkan kreativitas dan imajinasi si Kecil? Sebenarnya sah-sah saja jika Mums ingin membeli mainan hanya sebagai teman bermain si Kecil. Akan tetapi, bukankah lebih baik membeli sesuatu yang ada nilai manfaatnya, Mums? Yuk, saatnya mencari mainan edukasi anak yang bermanfaat untuk jadi teman bermain dan belajar si Kecil! 

4. Pilih Mainan Edukasi Anak yang Berukuran Sedang dan Besar

Pastikan Mums membeli mainan edukasi anak yang ukurannya lebih besar dari mulut si Kecil untuk mencegah kemungkinan mainan akan dimakan atau tersedak. Untuk usia 0-12 bulan, sebaiknya diberikan mainan dengan lebar 3 cm dan panjang 6 cm. 

Selain itu, Mums juga harus memperhatikan berat mainan yang akan dibeli. Mainan edukasi anak yang terlalu berat akan berisiko menimban si Kecil dan melukai tubuhnya. Carilah mainan yang ringan namun kokoh, ya!

Baca juga: 3 Tips Tepat Dalam Berikan Vitamin Untuk Anak

Jenis Mainan Edukasi Anak Sesuai Usia

Demi keamanan si Kecil, pastikan Mums membeli mainan edukasi anak sesuai usianya. Sebagian besar produk mainan memiliki label untuk usia berapa atau “recommended age” yang bisa Mums jadikan panduan dalam memilih mainan si Kecil. Berikut mainan yang tepat sesuai usianya:

Mainan Edukasi Anak Usia 0-6 Bulan

Mainan edukasi yang dibutuhkan di usia ini adalah mainan yang merangsang panca indera si Kecil agar lebih peka terhadap sekitar. Jenis mainan yang baik untuk bayi di usia ini antara lain, mainan yang berwarna cerah, mainan yang mudah diraih, dipegang, dikocok, seperti kerincingan dan teether, serta mainan yang mengeluarkan suara. Selain itu, Mums juga bisa memberikan si Kecil hal-hal yang dapat ia dengar, seperti rekaman buku, lagu yang menangkan, dan lain sebagainya. 

Mainan Edukasi Anak Usia 7-12 Bulan

Di usia ini, bayi cenderung sudah lebih aktif bergerak. Biasanya bayi sudah mulai merangkak, berguling, duduk, menaiki sesuatu, dan berdiri. Selain itu, bayi usia 7-12 bulan juga sudah mulai mengetahui kata-kata umum yang sederhana, menemukan benda tersembunyi, dan memasukkan atau mengeluarkan benda ke dalam wadah. 

Rekomendasi mainan edukasi anak yang bisa jadi pilihan Mums, antara lain boneka bayi, mainan kayu balok, kendaraan plastik, mainan di air, mainan karet, dan lain sebagainya. 

Mainan Edukasi Anak Usia 1-2 Tahun

Anak yang berusia 1-2 tahun sudah dapat berjalan secara perlahan dan mulai responsif terhadap orang lain. Di usia ini, anak sudah mulai menikmati cerita, senang bereksperimen, lebih aktif berlari, memainkan benda yang ada di sekitarnya, melompat, berguling, dan aktivitas fisik ringan lainnya. Mainan edukasi anak yang cocok di usia ini adalah puzzle, buku mewarnai atau menggambar, balok yang saling menempel, mainan yang berkaitan dengan profesi, mainan yang dapat disortir berdasarkan ukuran, bentuk, warna, dan aroma, serta alat-alat yang meningkatkan kreativitas mereka, seperti spidol, pensil warna, cat air, kanvas, dan lain sebagainya. 

Mainan Edukasi Anak Usia 3-6 Tahun

Biasanya, anak-anak di usia ini sudah tidak begitu memerlukan perhatian yang intensif dari Mums seperti anak-anak di usia 3 tahun ke bawah. Di usia ini, anak sudah banyak bicara, banyak bertanya, dan bereksperimen berbagai hal. Anak-anak di usia ini juga sudah mulai tertarik untuk bermain dengan teman-teman sebayanya. 

Jenis mainan edukasi anak yang bisa jadi pilihan Mums adalah mainan yang meningkatkan imajinasi dan keaktifan si Kecil, seperti lilin atau tanah liat untuk dibentuk sesuatu, puzzle, permainan alat musik, bermain peran dengan kostum tertentu, bermain olahraga ringan, dan sebagainya. 

Selain memperhatikan jenis mainan sesuai usia, Mums juga harus memperhatikan hal lain saat si Kecil sedang bermain, khususnya bagi anak yang masih berusia 0-2 tahun. Di usia ini, anak masih harus dipantau dan diperhatikan secara intensif oleh orang tuanya agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan. Berikut hal yang perlu Mums perhatikan saat si Kecil sedang bermain:

Hal-hal yang Perlu Mums Perhatikan Saat Si Kecil Sedang Bermain

Ikut Bermain Sambil Belajar

Sebisa mungkin Mums ikut bermain dengan si Kecil sekaligus memberikan edukasi berkaitan mainan yang ia mainkan. Hal ini penting agar si Kecil merasa perhatian langsung dan kasih sayang Mums terhadapnya. Mums juga bisa mengajak komunikasi si Kecil agar lebih aktif dan responsif saat bermain. 

Awasi Anak Saat Bermain

Apabila Mums tidak bisa ikut bermain dengan si Kecil, Mums bisa mengawasinya sambil melakukan aktivitas lain. Coba saling bekerja sama dengan suami atau asisten yang menjaga si Kecil agar tetap diawasi dengan baik. 

Sesekali Ajak Anak Bermain di Luar Rumah

Selain memberikan mainan edukasi anak, sesekali ajaklah si Kecil untuk bermain di luar rumah. Dengan begitu, si Kecil jadi lebih mengenal terhadap lingkungan sekitar. Mums bisa saja mereka bercocok tanam, bermain bola, sepeda, skuter, sepatu roda, atau permainan zaman dulu, seperti petak umpet, lompat tali, ular tangga, dan lain-lain.


Nah, itu dia tips dalam memilih mainan edukasi anak untuk tumbuh kembangnya. Apapun mainannya, tetap utamakan kebahagiaan, keamanan, dan kesehatan si Kecil, ya Mums. Selain mendukung tumbuh kembang si Kecil melalui mainan edukasi anak, Mums juga perlu memperhatikan asupan nutrisi yang dibutuhkan di masa pertumbuhannya, salah satu pilihannya yaitu susu Friso Gold 3. Friso Gold 3 merupakan susu pertumbuhan khusus anak usia 1-3 tahun dengan kandungan nutrisi lengkap, serta teknologi Locknutri yang menjaga kualitas nutrisi alami sehingga mudah diserap tubuh si Kecil dan membantunya kuat dari dalam.

Sample Friso Gold

Selamat datang! Apakah Mums ingin mencoba Free Sample dari Friso?

Daftar Sekarang