Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
Tips-Sederhana-Mengajari-Anak-Puasa-Mums-Pasti-Bisa.jpg

Tips Sederhana Mengajari Anak Puasa, Mums Pasti Bisa!

Bagaimana cara mengajari anak untuk bersemangat dalam berpuasa

Memasuki usia anak-anak yang sudah memiliki kemampuan fisik serta kemampuan sosial yang baik, sudah saatnya Mums mengajarkan si Kecil untuk bisa turut beribadah puasa. Kegiatan anak puasa memang direkomendasikan diajarkan sejak dini. Bukan tanpa sebab, namun agar ia terbiasa dengan ibadah wajib yang satu ini. Tentu, pengajarannya juga harus dengan cara yang tepat, agar si Kecil tetap senang ketika belajar beribadah.

Puasa dilakukan dengan menahan haus dan lapar selama lebih dari 12 jam, setiap hari, selama satu bulan penuh. Namun demikian, ini bukan berarti aktivitas yang biasanya dilakukan lalu dihentikan. Tetap dilakukan, namun dikurangi intensitasnya. Tujuannya agar rangsangan tumbuh kembang tetap dapat diberikan dan tidak mengganggu proses belajar puasa yang dilakukan si Kecil.

Lalu adakah tips untuk mengajari si Kecil puasa untuk pertama kali? Tentu saja. Mengajari anak puasa harus dilakukan dengan telaten dan juga cerdik. Simak 4 tips mengajarkan anak puasa berikut ini.

Pertama dan Utama, Jadilah Contoh

Anak-anak sangat mudah menirukan apa yang dilakukan oleh orang disekitarnya. Untuk hal berpuasa, Mums dapat memberikan si Kecil contoh secara langsung. Libatkan si Kecil dalam proses pembuatan makanan sahur serta berbuka agar ia dapat perlahan-lahan belajar mengenai apa itu sahur dan berbuka.

Contoh juga bisa diberikan ketika Mums beraktivitas bersama si Kecil di siang hari, dan merasa haus. Sampaikan padanya bahwa Mums haus namun harus mampu menahannya karena sedang menjalankan ibadah puasa. Ketika si Kecil bertanya mengapa demikian, Mums dapat menjelaskan secara sederhana makna puasa dan apa yang harus dilakukan ketika berpuasa. Rasa ingin tahu si Kecil ini dapat terus dipancing agar ia terus bertanya dan mencari tahu mengenai apa itu puasa.

Jangan Paksakan Anak Puasa

Tidak sedikit kasus dimana anak-anak dipaksa untuk berpuasa. Alih-alih menurut dan bisa menjalankannya dengan baik, biasanya anak yang dipaksa justru akan membangkang, dan bukan tidak mungkin mengalami sakit perut atau gangguan kesehatan lain. Kemampuan anak-anak tak bisa disamakan oleh orang dewasa dalam hal menahan lapar, ini mengapa ketika anak puasa harus disesuaikan dengan kemampuannya.

Ketika ia belum mampu melaksanakan puasa penuh satu hari, Mums dapat memberikan keringanan untuk puasa setengah hari saja. Ketika waktu makan siang tiba, Mums bisa memberikannya makanan ‘berbuka’ untuk kemudian si Kecil dapat melanjutkan puasanya hingga waktu berbuka yang sebenarnya. Secara perlahan namun pasti, si Kecil akan dapat belajar dengan baik.

Puasa Makanan Kesukaan

Jika hal tersebut juga kurang memungkinkan, Mums dapat memintanya untuk melakukan puasa pada beberapa makanan kesukaannya. Bukan bertujuan menahan lapar, hal ini dapat menjadi momen yang baik untuk mengajarkan si Kecil bagaimana caranya menahan nafsu dan keinginan selama momen puasa.

Misalnya si Kecil sangat menyukai nugget, maka Mums dapat mengkondisikan agar si Kecil tidak diberikan nugget sebelum waktu berbuka tiba. Si Kecil bisa saja makan apapun yang diinginkan, namun tidak dengan makanan kesukaannya. Perlahan tambahkan daftar makanan yang tidak boleh dikonsumsi seiring berjalannya waktu. Dalam waktu singkat, Mums dapat melihat si Kecil belajar untuk menahan keinginannya makan makanan favoritnya.

Jangan Lupa Berikan Apresiasi

Setiap si Kecil membuat pencapaian kecil dalam masa puasa ini, jangan lupa untuk memberikannya hadiah. Mums dapat bekerja sama dengan anggota keluarga yang lain dalam hal ini. Misalnya memberikan Iming-iming akan membuat sup buah segar untuk berbuka jika si Kecil mampu melaksanakan puasa secara penuh. Hal ini dapat memotivasi si Kecil untuk melaksanakan puasa dengan baik.

Mums juga dapat memberikan apresiasi berupa pujian dan pelukan hangat ketika waktu berbuka tiba. Kontak fisik antara Mums dan si Kecil dapat membuatnya nyaman, dan hal ini baik untuk tumbuh kembang si Kecil. Namun demikian yang perlu dicermati dalam tips yang satu ini adalah jangan sampai si Kecil hanya melakukan sesuatu ketika ada iming-iming hadiah yang diberikan. Berikan iming-iming sesekali saja, sisanya, apresiasi bisa diberikan tanpa terlebih dahulu memberitahu si Kecil.

Mengajari anak puasa memang bukan hal yang sulit, namun memerlukan kesabaran dan kecermatan. Memahami dengan baik watak si Kecil menjadi penting agar Mums dapat memberikan treatment yang tepat untuk membantunya belajar berpuasa. Untuk hal ini tentu Mums yang paling memahami si Kecil bukan?

Anak puasa, sekali lagi, harus diajarkan secara perlahan. Jangan pula melupakan satu hal penting, yakni pemenuhan kebutuhan nutrisi harian. Berikan asupan makanan kaya nutrisi ketika sahur dan berbuka, serta pada saat makan malam. Untuk membantu Mums memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya, Mums dapat memberikan Friso Gold 4 yang mengandung nutrisi alami susu sapi. Jangan cemas pula, sebab kualitas alami nutrisi Friso selalu terjaga berkat teknologi Locknutri, sehingga nutrisi yang ada bisa diserap secara optimal oleh tubuh si Kecil dan membantunya dari dalam. Selalu dampingi si Kecil pada setiap momen belajarnya, dan perhatikan ia tumbuh dengan optimal!

Sample Friso Gold

Selamat datang! Apakah Mums ingin mencoba Free Sample dari Friso?

Daftar Sekarang