Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif

Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.

Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai.

Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi.

Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui.

Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.

Yuk, Ajak si Kecil Belajar tentang Bus

 

Membuat mainan Do-It-Yourself di rumah bisa menjadi pilihan kegiatan produktif untuk mengisi waktu intim Mums dan si Kecil. Berbagai kerajinan bisa dibuat dengan bahan-bahan yang ada. Misalnya saja, dengan kardus bekas. Banyak sekali mainan yang bisa dibentuk dengan bermodalkan kardus bekas, sedikit usaha, dan tentu saja imajinasi. Bentuk yang cukup mudah dibuat adalah bus dari kardus, sehingga tepat untuk menjadi ‘karya’ pertama si Kecil ketika mencoba membuat mainannya sendiri.

Untuk membantu Mums dan si Kecil membuat mainan ini, akan dibahas sedikit persiapan, bahan yang diperlukan, serta proses pembuatannya secara umum. Penasaran bagaimana proses serta bahan apa saja yang diperlukan? Simak beberapa poin berikut ini ya Mums!

Persiapan

Untuk tahap pertama tentu adalah tahap persiapan. Ada beberapa barang yang harus Mums siapkan untuk berkarya bersama si Kecil membuat bus dari kardus.

  • Kardus bekas (berbagai ukuran dan jenis).
  • Cutter atau pisau pemotong.
  • Lem.
  • Pewarna.
  • Stapler.
  • Pola atau bentuk (bisa didapatkan dengan mudah dari berbagai sumber di internet).

Untuk pemilihan bentuk dan jenis bus, Mums bisa mencari polanya bersama si Kecil di internet. Upayakan untuk mencari pola yang disukai si Kecil atau membuat si Kecil tertarik, agar dapat menjaga mood si Kecil dalam proses pembuatan bus ini.

Pembuatan Pola

Setelah semua bahan disiapkan, Mums bisa mulai untuk mencetak pola yang didapat melalui internet pada kardus yang dimiliki. Ingat, siapkan beberapa jenis kardus, warna kardus, serta ukuran kardus agar dapat membuat berbagai bagian bus dengan sesuai. Jangan sampai bagian yang bisa dibuat dengan kardus ukuran kecil harus memotong kardus ukuran besar yang bisa digunakan untuk bagian lain.

Setelah berhasil mencetak setiap pola yang telah didapatkan pada kardus yang dimiliki, Mums bisa melanjutkan ke tahap berikutnya.

Memotong Kardus

Setelah ada pola yang digambar atau dicetak pada kardus, mulailah memotong kardus tersebut. Untuk tahap ini, ada baiknya si Kecil cukup memperhatikan saja karena melibatkan benda tajam. Tanpa maksud menghambat kreativitasnya, yang harus diutamakan adalah keamanan si Kecil. Kreativitasnya dapat dilatih pada tahap berikutnya setelah pemotongan selesai dilakukan.

Pastikan setiap bagian terpotong dengan tepat dan sesuai pola yang sudah digambarkan agar nantinya dapat disusun menjadi satu bentuk bus dari kardus yang proporsional. Setelah selesai, lanjutkan ke tahap selanjutnya.

Menyatukan Bagian Bus

Setelah setiap bagian terpotong dengan baik, lanjutkan dengan menempelkan atau memasangkan setiap bagian pada bagian lain yang menjadi pasangannya. Nah, tahap ini juga perlu dilakukan dengan cermat agar bus dapat memiliki bentuk yang tepat. Libatkan si Kecil dalam pemasangan bagian yang cukup mudah dan jelas agar si Kecil tetap bersemangat membuat karya bus dari kardus ini.

Setelah memastikan semua bagian terpasang dengan baik dan kuat, Mums bisa melanjutkan ke tahap selanjutnya yang mungkin saja merupakan tahap paling menyenangkan dalam proses ini.

Mewarnai Bus

Nah, pada tahap ini, bus sudah selesai dipotong dari polanya dan dirangkai sesuai dengan bagiannya masing-masing. Langkah selanjutnya adalah memberikan warna pada bus buatan Mums dan si Kecil. Untuk tahap ini, jangan takut jika si Kecil menjadi kotor dan prosesnya akan cukup ‘berantakan’. Biarkan ia berkreasi dengan leluasa dan memaksimalkan imajinasi yang dimilikinya.

Untuk memastikan keamanan si Kecil, gunakan cat atau pewarna yang aman untuk anak-anak sehingga resiko terjadinya keracunan dapat ditekan seminimal mungkin. Siapkan beberapa kuas atau alat warna, namun tidak perlu memaksakan si Kecil menggunakan alat tersebut. Pada tahap ini, biarkan si Kecil benar-benar leluasa dalam menerapkan berbagi imajinasi yang ada di dalam kepalanya. Dampingi si Kecil agar tetap aman dan tidak membahayakan dirinya serta orang di sekitarnya.

Tahap Akhir

Untuk sentuhan akhir, Mums bisa memberikan beberapa tutup botol untuk bagian lampu depan dan belakang. Tambahkan juga beberapa pola di bagian lampu depan dan belakang sehingga tampilan bus dari kardus akan lebih menarik. Sebelum digunakan untuk bermain, pastikan cat dan setiap lem atau perekat yang digunakan sudah benar-benar kering sehingga bus tidak rusak ketika dimainkan.

Membuat mainan sendiri di rumah bisa jadi sarana yang tepat untuk melatih kreativitas si Kecil serta menjadi momen intim memperkuat ikatan Mums dan si Kecil. Yang harus selalu dipastikan adalah keamanan si Kecil dalam proses pembuatannya, jangan sampai keinginan untuk melatih kreativitas malah berbalik menjadi musibah karena si Kecil mengalami cedera atau luka.

Membuat bus dari kardus menjadi salah satu latihan kreativias yang bisa dilakukan di rumah untuk merangsang tumbuh kembang kecerdasan melalui latihan imajinasi. Nah untuk menunjang proses ini, diperlukan asupan nutrisi yang cukup. Berikan Friso Gold 4 untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya. Dengan teknologi Locknutri, kualitas alami nutrisi akan terjaga dan lebih mudah diserap tubuh si Kecil. Ini akan membantu si Kecil agar kuat dari dalam sehingga proses kreatif si Kecil bisa berjalan lebih leluasa.