Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
Yuk Mums Ajari si Kecil 6 Langkah Cuci Tangan dengan Benar

Yuk Mums Ajari si Kecil 6 Langkah Cuci Tangan dengan Benar

Mengajarkan kebiasaan sederhana namun sangat bermanfaat seperti cuci tangan dapat membantu si Kecil terhindar dari banyak virus dan bakteri jahat. Secara sederhana, Mums dapat mengajak si Kecil melakukan 6 langkah cuci tangan yang sangat mudah. Dengan demikian, si Kecil akan dapat mencuci tangannya dengan benar dan sampai benar-benar bersih.

Untuk membuat si Kecil benar-benar memahami, 6 langkah cuci tangan ini harus dilakukan setiap saat. Dalam artian, setiap mencuci tangan Mums harus menerapkan keenam langkah yang akan dijelaskan di bagian selanjutnya dalam artikel ini. Sedikit panjang memang jika dibaca, namun dapat dipastikan ketika dipraktekkan, proses ini setidaknya hanya memerlukan waktu 20 detik saja.

Lalu apa saja keenam langkah yang harus dilakukan setiap cuci tangan? 

6 Langkah Cuci Tangan dengan Benar

Langkah Pertama

Pertama-tama, ajak si Kecil ke wastafel atau tempat air mengalir lainnya. Basahi kedua tangan si Kecil hingga batas pergelangan tangan, bagian telapak serta punggung tangan, seluruhnya harus benar-benar basah. Jika tidak dapat menemukan wastafel, Mums dapat menggunakan wadah apapun untuk dijadikan tampungan air dan mengalirkannya ke bagian tangan si Kecil. Poin penting pertama adalah menggunakan air mengalir.

Langkah Kedua, Gunakan Sabun

Selanjutnya masuk ke langkah kedua, adalah mulai menggunakan sabun pada bagian telapak tangan si Kecil. Untuk memastikan agar tangannya benar-benar bersih, sabun yang dianjurkan adalah yang mengandung antiseptik. Gosokkan kedua telapak tangan si Kecil hingga sabun berbusa, dan pastikan setiap bagian di telapak tangan mungilnya sudah terkena sabun secara merata.

Mencuci Tangan Tahap Ketiga

Setelah bagian telapak tangan, Mums dapat melanjutkan ke bagian punggung tangan si Kecil. Prosesnya hampir sama, gosok bagian ini hingga merata di setiap bagiannya sampai pada batas pergelangan tangan. Tidak perlu buru-buru ya Mums, agar sabun antiseptik dapat bekerja optimal membersihkan kuman dan bakteri yang menempel.

Sela-Sela Jari Jangan Sampai Terlewat

Sembari membersihkan bagian punggung tangan, Mums juga dapat menggosok bagian sela-sela jari si Kecil. Memang bagian ini secara tidak langsung sudah terkena sabun ketika Mums melakukan langkah sebelumnya dalam 6 langkah cuci tangan, namun ada baiknya untuk secara langsung menggosok bagian ini agar benar-benar bersih.

Bagian Belakang Jari-Jari

Tidak kalah penting dari bagian lain  pada tangan mungil si Kecil, jangan lupa untuk membersihkan bagian belakang jari-jarinya. Bagian ini dapat Mums bersihkan sembari menggosok punggung tangan. Sama dengan bagian lainnya, pastikan setiap sisi bagian belakang jari-jari si Kecil digosok hingga bersih dengan sabun.

Terakhir, Kuku-Kuku

Nah bagian terakhir ini yang sering dilupakan ketika proses membersihkan tangan dengan sabun, yakni bagian kuku-kuku jari si Kecil. Secara perlahan bersihkan bagian ini dari setiap kotoran yang terselip. Bagian kuku sangat rentan disisipi kotoran dan bakteri ketika si Kecil bermain atau beraktivitas, jadi secara cermat perhatikan setiap kuku si Kecil dan pastikan semuanya bersih.

Hal Terkait Kebersihan dan Cuci Tangan

Setelah memahami 6 langkah cuci tangan yang benar di atas, ada beberapa hal terkait yang juga perlu diperhatikan dalam rangka menjaga kebersihan dan menanamkan kebiasaan hidup bersih pada si Kecil.

Poin pertama, menjaga kebersihan tidak hanya sekedar kebersihan diri saja, melainkan kebersihan mainan dan berbagai barang yang mungkin disentuh oleh si Kecil. Bersihkan juga barang tersebut dengan cairan pembersih yang ramah anak.

Poin kedua, Selalu gunakan air mengalir ketika mencuci tangan dan membersihkan berbagai barang. Tujuannya adalah agar air yang digunakan dapat membawa kuman yang mati setelah terkena sabun.

Poin ketiga, jika Mums memerlukan acuan waktu yang cukup untuk mencuci tangan, ajak si Kecil bernyanyi Selamat Ulang Tahun dan ulang sebanyak dua kali. Setidaknya, waktu yang dihabiskan sekitar 20 detik. 

Poin keempat, biasakan mandi setidaknya dua kali sehari dan pastikan sabun yang digunakan memiliki kandungan antiseptik agar seluruh kuman, bakteri, atau virus yang menempel di tubuh bisa benar-benar dibunuh dan tubuh menjadi bersih.

Nah, 6 langkah cuci tangan di atas dapat Mums aplikasikan dan ajarkan sesegera mungkin. Meski sederhana dan terdengar sepele, kebiasaan ini dapat meningkatkan kesadaran si Kecil akan pentingnya kebersihan. Ketika ia terbiasa hidup sehat dan menjaga kebersihan, maka si Kecil akan dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal. Pola hidup sehat yang ditanamkan sejak dini dapat menjadi bekal yang baik untuk kehidupannya di masa yang akan datang. Untuk mendukung hal tersebut, Mums juga dapat memberikan Friso Gold 4 dengan teknologi Locknutri. Friso dengan teknologi locknutri, membuat kandungan nutrisi dan gizi akan terjaga kualitas alaminya, sehingga mudah diserap oleh tubuh si Kecil dan membantunya kuat dari dalam. Daya tahan terjaga, serta proses tumbuh kembang yang optimal akan dimiliki oleh si Kecil.