Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
Zat Gizi Mikro Kaya Manfaat, Selenium

Zat Gizi Mikro Kaya Manfaat, Selenium

Memenuhi kebutuhan nutrisi harian untuk optimalnya tumbuh kembang si Kecil merupakan salah satu hal wajib untuk Mums lakukan. Beragam nutrisi diperlukan, mulai dari vitamin, mineral, dan nutrisi lainnya. Salah satu nutrisi yang diperlukan untuk optimalnya tumbuh kembang si Kecil adalah Selenium. Nutrisi ini memiliki beberapa peran dalam tubuh kembangnya, namun harus diberikan dalam jumlah yang tepat.

Selenium termasuk dalam golongan zat gizi mikro, yang artinya diperlukan oleh tubuh si Kecil namun jumlahnya tidak terlalu banyak. Bukan dalam artian perannya tidak besar, namun kebutuhan tubuh akan nutrisi yang satu ini memang hanya dalam jumlah sedikit namun tetap harus dipenuhi. Berbeda dengan golongan zat gizi makro, yang diperlukan dalam jumlah relatif besar oleh tubuh si Kecil agar dapat berfungsi, tumbuh dan berkembang dengan baik.

Mungkin Mums kemudian bertanya-tanya, jika jumlah yang diperlukan kecil, memangnya apa manfaat dari Selenium untuk tumbuh kembang si Kecil? Nah, Mums berada di artikel yang tepat, berikut akan sedikit dijelaskan beberapa manfaat nutrisi mikro yang satu ini untuk tumbuh kembang si Kecil. Simak dengan teliti ya Mums!

Menjaga Fungsi Kognitif si Kecil

Memang peran yang satu ini tak terjadi secara langsung namun merupakan efek tidak langsung dari asupan Selenium yang tercukupi. Di dalam tubuh si Kecil, nutrisi ini akan digunakan untuk memproduksi enzim Selenoprotein yang dapat berfungsi sebagai antioksidan. Molekul yang ada pada enzim tersebut membantu mencegah kerusakan sel dengan ‘menetralisir’ bahan berbahaya seperti Hidrogen Peroksida menjadi air.

Ketika asupan Selenium tidak tercukupi, maka aktivitas dan fungsi antioksidan di dalam tubuh si Kecil tidak akan bekerja optimal. Hal ini dapat berdampak pada menurunnya kognitif otak dan tidak optimalnya perkembangan mental ketika si kecil bertambah usia. Tentu Mums tidak menginginkan hal ini bukan? Maka dari itu, pemenuhan Selenium, meski hanya dalam jumlah sedikit, harus tetap dipastikan.

Membuat Sistem Kekebalan Tubuh Berfungsi dengan Baik

Sistem kekebalan tubuh merupakan kemampuan tubuh si Kecil dalam bertahan menghadapi dan mengurangi resiko berbagai infeksi penyakit. Secara ideal, jika sistem kekebalan tubuh berfungsi baik maka si Kecil akan memiliki tingkat kesehatan yang baik pula dan tidak mudah sakit. Nah, nutrisi yang tengah dibahas kali ini dapat membantu Mums untuk menjaga kerja sistem kekebalan tubuh si Kecil tetap berada dalam kondisi baik.

Dalam beberapa penelitian (referensi dari situs hellosehat.com pada artikel https://hellosehat.com/hidup-sehat/nutrisi/selenium-mineral-yang-dibutuhkan/) menyatakan bahwa ketika kebutuhan Selenium tercukupi, si Kecil akan memiliki daya tahan tubuh yang kuat, mengurangi resiko asma, mengurangi resiko kanker tertentu serta mencegah perkembangan virus HIV menjadi AIDS. Memang mungkin terdengar cukup seram ya Mums, namun hal ini perlu dipahami agar Mums dapat melakukan langkah pencegahan dengan mencukupi kebutuhan nutrisinya.

Perkembangan dan Penyerapan Nutrisi Optimal

Tentu dengan daya tahan tubuh yang kuat, kondisi kesehatan si Kecil akan senantiasa terjaga. Tubuh yang sehat adalah salah satu syarat mutlak dalam pertumbuhan dan perkembangan yang baik, maka dengan mencukupi kebutuhan Selenium Mums juga sudah mengupayakan agar masa tumbuh kembang si Kecil berjalan dengan optimal.

Logikanya, ketika tubuh terserang penyakit, maka nutrisi yang masuk akan difokuskan pada proses penyembuhan. Hal ini akan membuat proses tumbuh kembang menjadi terhambat. Ini mengapa kondisi tubuh yang mudah sakit akan menghambat tumbuh kembang si Kecil secara umum.

 

Dengan manfaat yang sudah disebutkan di atas, Mums tentu dapat memahami urgensi pemenuhan kebutuhan Selenium bukan? Nah selanjutnya untuk memberikan gambaran makanan apa saja yang baik untuk menjadi sumber asupan Selenium, Mums dapat melihat daftarnya di bawah ini.

Telur, mengandung Selenium dalam jumlah yang cukup serta memiliki banyak kandungan nutrisi lain. Mudah diolah serta disukai anak-anak.

Jamur, makanan sehat kaya manfaat ini juga memiliki kandungan nutrisi yang cukup kaya dan baik untuk diberikan pada si Kecil sebagai salah satu menu makanannya.

Keju, salah satu produk susu ini memiliki kandungan sebanyak 20% kebutuhan Selenium harian. Selain itu, kandungan lain di dalamnya juga baik untuk menjaga kesehatan pencernaan serta perkembangan otak si Kecil.

Ayam dan ikan, kedua jenis daging ini mudah diolah dan memiliki kandungan nutrisi yang sangat kaya. Dengan pengolahan yang tepat, Mums dapat memberikan segala manfaat baik untuk si Kecil dari kedua jenis daging ini.

Selenium merupakan salah satu zat gizi mikro yang tidak diproduksi tubuh sehingga harus diberikan asupan secara rutin. Nah untuk membantu Mums memenuhi kebutuhan Selenium harian si Kecil, Mums dapat memberikan Friso Gold 4 yang juga memiliki kandungan nutrisi ini. Tentu saja, kandungan nutrisinya tidak hanya berhenti di situ, namun juga mengandung Kalsium, Mineral, Vitamin A, Vitamin C, Vitamin E dan berbagai nutrisi alami lain yang terdapat pada susu sapi. Dengan konsep Single Process, di mana susu hanya melalui satu kali proses pemanasan tanpa suhu yang berlebihan sehingga dapat menjaga kualitas alami nutrisi yang ada di dalamnya.